Minggu, 14 Desember 2014

Jauh Sebelum Rilis iPhone, Apple Sudah Kembangkan Apple Watch di Tahun 1995

Kabar terakhir menyebutkan bahwa Apple siap untuk menjalankan proses produksi massal Apple Watch di bulan Januari, untuk kemudian dilanjutkan dengan perilisan sejumlah negara di pertengahan Februari, tepatnya pada peringatan hari Valentine tanggal 14 Februari 2015. Namun tahukah Anda bahwa hampir 20 tahun yang lalu Apple juga pernah merilis sebuah produk jam tangan, walaupun bukan sebagai produk komersial?
Pada tahun 1995 lalu, Apple memproduksi sejumlah jam tangan dalam jumlah terbatas yang disiapkan sebagai sebuah bonus bagi para pelanggan yang mau mengupgrade komputer Mac mereka ke System 7.5. Promo dengan hadiah jam tangan gratis ini berjalan pada bulan Mei sampai Juli 1995, dimana tiap pelanggan yang membeli System 7.5 nantinya akan mendapatkan pilihan untuk mendapatkan hadiah gratis sebuah jam tangan atau sebuah control panel manager Conflict Catcher 3.
System 7.5 sendiri baru dirilis bulan September 1994 sebagai sebuah rilisan yang memperbaiki berbagai macam update dari Mac OS generasi sebelumnya, dan baru digantikan oleh System 7.6 di awal 1997.
Salah seorang distributor Apple tampaknya masih menyimpan sejumlah unit jam tangan yang kondisinya beragam, dan siap menjualnya dengan harga mulai $99 sampai $129 (tergantung kondisi jam tangan). Sekalipun fungsinya sama dengan sebuah jam tangan biasa, namun desain yang digunakan diharapkan mampu menarik minat para kolektor Apple. Jika Anda lihat foto di atas, maka Anda bisa memahami sebesar apa pengaruh yang dibawa oleh Steve Jobs dan juga desainer Jonny Ive ke dalam Apple bukan?



Berbagi Video di Jejaring Sosial Jadi Lebih Menyenangkan dengan Clip Video (iOS)



Kabar gembira bagi pengguna perangkat iOS! Berbagi video di Facebook, Twitter dan Instagram menggunakan perangkat iOS kini menjadi lebih menyenangkan dengan hadirnya aplikasi Clip Video. Dikembangkan oleh MusiXmatch, aplikasi Clip Video memungkinkan pengguna perangkat iOS dapat merekam video dengan menambahkan soundtrack serta lirik jika tersedia.

Berikut ini cara merekam video dengan soundtrack dan lirik menggunakan aplikasi Clip Video:

Pertama-tama Anda harus memilih lagu yang tersedia di perangkat iOS Anda untuk dijadikan soundtrack video. Aplikasi Clip Video dapat merekam video dengan durasi maksimal 20 detik.

Kedua, tekan tombol rekam untuk memulai merekam video baik secara terus-menerus atau per bagian. Jika lirik lagu yang Anda gunakan terdapat di database MusiXmatch, maka lirik lagu tersebut akan muncul pada video. Selanjutnya Anda bisa mengganti font dan warna seperti yang Anda inginkan.

Setelah selesai menganti font dan warna, lalu Anda bisa mengirim video yang Anda sudah buat ke aplikasi Clip atau ke jejaring sosial populer seperti Facebook, Twitter atau Instagram. Jika berminat merekam video dengan soundtrack dan lirik, Anda bisa download aplikasi Clip Video yang tersedia secara gratis di iTunes App Store.

Apple Tetapkan Aturan Baru Untuk Produsen Aksesoris 'Made for iPhone/iPad/iPod'



Keputusan Apple untuk merilis sebuah iPhone berukuran tipis tampaknya menjadi sebuah berkah tersendiri bagi para produsen case pelindung, karena fitur tersebut mau tak mau memaksa para pelanggan untuk membeli aksesoris yang mampu melindungi iPhone kesayangan mereka dari potensi benturan dengan benda keras.
Sadar bahwa banyak pihak yang ingin mengeruk keuntungan dari hal tersebut, Apple kini mengumumkan sebuah standar lisensi baru dari aksesoris Made for iPhone (MFi) yang mutlak harus dipatuhi para produsen case pelindung.
Aturan baru ini telah mulai diperkenalkan setelah Apple resmi meluncurkan iPhone 6 & 6 Plus, dimana isinya mengharuskan para produsen untuk membuat produk-produk Apple tetap bisa bertahan/utuh ketika dijatuhkan dari ketinggian 1 meter ke permukaan keras, seperti lantai misalnya. Perlindungan ini mutlak mencakup berbagai macam orientasi, terutama bagian lapisan kaca depan yang paling sering terekspos ketika jatuh ke lantai.
Aturan baru ini juga mengharuskan agar case pelindung bisa melindungi lapisan kaca depan ketika diletakkan dalam posisi telungkup, seperti misalnya iPhone dibaringkan di meja dengan kondisi layar menghadap ke bawah. Case-case baru hendaknya dilengkapi dengan sebuah buffer setebal minimal 1mm antara lapisan kaca dengan permukaan rata.
Para produsen case punya 2 pilihan untuk menghadirkan solusi tersebut: mereka bisa menyertakan sebuah lapisan baru untuk melindungi permukaan iPhone, atau mereka sedikit menambah ketebalan case untuk menghadirkan sebuah celah udara antara layar dengan permukaan dan meminimalisir goresan pada lapisan kaca pelindung. Jika para produsen bersedia mengikuti aturan baru ini, maka mereka berhak untuk mencantumkan logo di bungkus produk mereka.
Selain pembenahan kualitas case pelindung, Apple juga ingin meningkatkan kesadaran lingkungan para produsen dengan melarang sejumlah bahan kimia sintetis yang dianggap berbahaya. Bahan-bahan tersebut meliputi Formaldehyde, hewan & tumbuhan yang dikategorikan mulai punah, PFOS, PFOA, PBDE, PBB, serta Phthalates.

Sabtu, 13 Desember 2014

Benchmark Ungkap Samsung Galaxy Note 4 dengan Snapdragon 810

Varian terbaru phablet Samsung Galaxy Note 4 kabarnya akan menggunakan prosesor Snapdragon 810 dengan menggunakan teknologi big.LITTLE dari ARM dan Adreno 430 GPU. Sebelumnya phablet tersedia dalam varian Exynos 7 Octa dan Snapdragon 805.
Tampaknya kabar tersebut bukanlah isapan jempol belaka. Baru saja beredar bocoran benchmark di situs Geekbench yang mengungkap spesifikasi perangkat dengan nomor model SM-N916S yang mengarah pada varian Galaxy Note 4 dengan Snapdragon 810.
Samsung tampaknya tak segan-segan mengikut tren dan mengadopsi prosesor 64-bit. Chip Qualcomm baru ini akan diimplementasikan pada generasi terbaru Galaxy Note. 64-bit chip bukanlah sesuatu yang baru untuk Note 4. Varian saat iin menggunakan Exynos 5433 dengan 64-bit SoC. Namun untuk prosesor perangkat dengan Snapdragon 805 masih menggunakan standar 32-bit.

gambar asli samsung Galaxy S6 yang mungil dan stenlis

Sebuah foto yang muncul dinihari tadi cukup menghebohkan jagat maya. Bagaimanan tidak, jika yang dimaksud adalah smartphone Android generasi terbaru Samsung Galaxy S6, yang juga sempat muncul di bocoran AnTuTu benchmark beberapa hari lalu.

Pertama kali diposting di situs Belanda toptienmobiel.nl, penampakan ponsel yang diyakini sebagai S6 tersebut menunjukkan bagian depan dengan bezel putih dan layar berukuran besar. Bezel di sisi kiri dan kanan terlihat sangat tipis sementara di bagian atas terdapat dua sticker dengan kode tertentu yang sayangnya tidak terlihat jelas.

Dari catatan SamMobile, adanya sticker yang menutupi beberapa bagian di sisi atas smartphone mengindikasikan bahwa smartphone tersebut belum dalam versi final. Namun baik SamMobile maupun pihak lain tidak bisa memastikan keakuratan foto tersebut.

Diprediksi Galaxy S6 bakal dirilis beberapa bulan mendatang. Sepertinya Samsung bakal memproyeksikannya sebagai tandingan smartphone Apple terbaru yakni iPhone 6 dan iPhone 6 Plus. 

Smartphone dengan Kamera Terbaik? Bukan iPhone 6 Plus atau Galaxy Note 4



iPhone 6 Plus dan Galaxy Note 4 tampaknya tidak akan menjadi smartphne dengan kamera terbaik. Bisa tebak siapa yang menyabet gelar tersebut? Yup, Huawei! Produsen smartphone asal China ini berhasil mengalahkan dua nama besar tersebut.

Huawei siap menggebrak tahun 2015 dengan smartphone terbarunya, Honor 6 Plus. Handset yang akan segera diumumkan ini akan dilengkapi display 5,5 inci 1080p, prosesor octa-core Kirin 930 1,8GHz, 3GB RAM, 32GB storage dengan microSD slot dan baterai 3500mAh. 

Yang membuatnya spesial adalah kamera ganda 8MP, dirancang untuk memberikan kedalaman dan detil lebih baik pada gambar daripada hanya 1 kamera. Seberapa hebatkah kamera Huawei Honor 6 Plus ini? Belum lama ini situs PhoneArena telah memposting beberapa sample image yang diambil dengan Honor 6 Plus, iPhone 6 dan Galaxy S5 untuk memberikan gambaran mana yang tampil lebih baik, seperti bisa Anda lihat di sini. 

Aplikasi Pelacak Nazi Bakal Dirilis untuk Pemilik iPhone di Berlin



Jerman tampaknya tidak akan pernah bisa dipisahkan dari Nazi. Meski perang Dunia telah II usai namun kelompok yang mengaku ultra-nasionalis masih saja mengkhawatirkan tumbuhnya Nazi baru.

Di Berlin, kegiatan ultra-nasionalis yang menentang Nazi sudah menjadi pemandangan mingguan. Melihat kekhawatiran publik yang meningkat, para aktivis mempersiapkan sebuah aplikasi untuk mengecek pergerakan para ekstremist anti maupun pro-Nazi sehingga kekacauan bisa dihindarkan.

Laporan terbaru RT.com menyebutkan sebuah aplikasi baru untuk iPhone bernama Berlin Gegen Nazis atau Berlin Menentang Nazi. Menggunakan nama serupa pergerakan anti-Nazi di Berlin, aplikasi ini diharapkan akan segera dirilis di App Store dalam waktu dekat.

Dengan aplikasi tersebut, penduduk Berlin dan pihak berwenang akan bisa memetakan kegiatan para ekstremis dan memantau berbagai demo yang dilakukan untuk menentang keberadaan Nazi. Aplikasi Berlin Gegen Nazis diharapkan bisa menghindarkan kekacauan akibat kegiatan para ekstremis yang tidak terkontrol.

Dalam peta yang ditampilkan di aplikasi, garis cokelat diidentifikasi sebagai tempat berkumpulnya orang-orang yang mendukung Nazi sementara warna oranye menandakan pergerakan yang dilakukan massa anti-Nazi. Yang menarik, grup pembuat aplikasi ini telah mendapatkan dukungan dari pemerintah kota Berlin, juga grup pro demokrasi lainnya.